Mana yang terbaik? Kolagen Sapi Vs
Kolagen Ikan untuk Jaringan Sel Manusia

Kolagen Sapi Vs Kolagen Ikan untuk Jaringan Sel Manusia

Mungkin anda termasuk orang yang pernah mempertanyakan hal tersebut. Saat bingung mau memilih kolagen dari sapi ataukah kolagen yang berasal dari ikan. Apalagi sekarang trend kolagen sudah sangat populer di tengah masyarakat. Bahkan berbagai macam produk kolagen baik itu yang terbuat dari tulang sapi, kolagen yang terbuat dari tulang atau sisik ikan, bahkan kolagen yang terbuat dari tulang babi pun sudah tersedia sangat banyak di pasaran.

Bagi anda yang beragama Islam tentunya tidak akan memilih produk kolagen yang berasal dari tulang babi, karena terbentur dengan masalah kehalalannya. Pilihannya sekarang bagi anda yang muslim adalah apakah akan memilih produk kolagen dari tulang sapi ataukah kolagen dari tulang/sisik ikan? Manakah yang lebih baik?

Untuk menjawab hal tersebut, maka sebaiknya kita pahami terlebih dahulu tentang segala hal yang berkaitan dengan kolagen.

Kata Kolagen dalam bahasa Inggris “collagen” sebenarnya berasal dari bahasa Yunani, yaitu “kólla” yang artinya adalah “lem atau perekat”. Kolagen adalah jenis protein yang terbuat dari berbagai jenis asam amino terutama didominasi oleh asam amino glisin, hidroksiprolin, prolin, alanin dan arginin. Hidroksiprolin dan prolin memainkan peran kunci untuk stabilitas molekul kolagen.

Berikut adalah komposisi asam amino yang menyusun berbagai kolagen di beberapa organ tubuh manusia, misalnya seperti di organ paru dan kulit, sebagaimana yang ditunjukkan pada tabel berikut ini:

Komposisi Asam Amino Kolagen
Kolagen dan kesehatan tubuh

Kolagen memiliki sifat yang elastis, dan tidak larut di air. Kolagen banyak tersebar di jaringan tubuh manusia, sebagai salah satu zat pembangun utama tulang, kulit, tendon, ligamen dan organ tubuh bagian dalam. Bahkan kolagen juga terdapat di bagian tubuh lainnya, termasuk pembuluh darah, kornea, dan gigi. Kolagen membentuk sepertiga protein pada tubuh manusia. Kandungan kolagen di tubuh manusia bisa mencapai sebesar 25–30 persen, bahkan di kulit bisa sampai mencapai 70 persen.

Kolagen memiliki manfaat atau peran yang cukup penting untuk menjaga kesehatan tubuh kita, terutama untuk kesehatan kulit, kesehatan gigi, kesehatan tulang, bahkan kesehatan berbagai organ di dalam tubuh manusia seperti lambung, usus, jantung, paru-paru dan ginjal, selama organ tersebut masih terbuat dari jaringan ikat fibril.

Bahkan menurut hasil riset, mengkonsumsi nutrisi yang mengandung kolagen dapat membantu mengatasi gejala dan gangguan pada lambung dan usus. Kolagen dapat membantu penyerapan air di usus. Selain itu mengkonsumsi nutrisi yang mengandung kolagen juga ternyata dapat membantu kesehatan tulang dan sendi, pergerakan sendi menjadi lebih nyaman dan bebas, sehingga mengurangi rasa sakit yang sering dialami karena proses penuaan dan akan mengurangi resiko kerusakan pada persendian.

Penurunan produksi kolagen seiring bertambahnya usia

Tubuh kita sebenarnya mampu memproduksi sendiri protein kolagen, namun karena faktor usia, produksi kolagen dalam tubuh pun menjadi menurun. Kehilangan kolagen dalam tubuh sebenarnya sudah dimulai pada usia 18–29 tahun, namun secara signifikan tubuh manusia dapat kehilangan sekitar 1% kolagennya per tahun setelah umur 40 tahun.

Bahkan pada umur di atas 80 tahun produksi kolagen dalam tubuh sudah menurun sebanyak 75% secara keseluruhan, dibandingkan dengan usia dewasa yang masih muda. Ada faktor lain yang berkontribusi terhadap kejadian tersebut, di antaranya adalah faktor radikal bebas dalam tubuh, pola hidup yang kurang sehat dan seimbang, faktor merokok, alkohol, dan faktor penyakit.

Oleh karena itu penambahan asupan bahan pangan yang mengandung kolagen sangat dianjurkan terutama untuk usia di atas 18 tahun.